Senin, 03 Maret 2014

Apa Itu Golput?

Apa itu Golput? Golput adalah kependekan dari Golongan Putih. Sebuah istilah yang diciptakan oleh Arief Budiman dkk, sebagai bentuk perlawanan terhadap arogansi pemerintah dan ABRI yang sepenuhnya memberikan dukungan politis kepada Golkar pada pemilu 1971.

Arogansi ini ditunjukkan dengan memaksakan seluruh jajaran aparatur pemerintahan dan keluarganya untuk memilih Golkar. Arogansi seperti ini dianggap menyimpang dari nilai dan kaidah demokrasi di mana kekuasaan sepenuhnya ada di tangan rakyat yang memilih.

Arief Budiman mengajak masyarakat untuk menjadi golput dengan cara tetap mendatangi TPS, tapi bagian yang dicoblos bukan pada tanda gambar partai politik, akan tetapi pada bagian yang berwarna putih. Maksudnya tidak mencoblos tepat pada tanda gambar yang dipilih. Artinya, jika coblosan tidak tepat pada tanda gambar, maka kertas suara tersebut dianggap tidak sah.

Menjelang pemilu legislatif 2014 atau akrab disebut pileg, banyak yang menyeru untuk Golput. Kali bukan karena arogansi, tapi karena ketidakpercayaan rakyat pada para anggota DPR/DPRD yang kian hari kian busuk dan membusukkan diri.

Namun, apakah sebenarnya hasil yang diharapkan dari Golput? Apakah Golput akan membawa negeri ini menjadi lebih baik?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar